Langsung ke konten utama

Cara bikin File Setup Program pada visual basic 6

Setelah Anda-anda sekalian aazziigg dh kata2 gw selesai membuat program secara lengkap, maka mungkin lw pengen menggunakan program lw pada komputer lain, misalnya lw bikin dan menyelesaikan program di rumah, kemudian ingin menggunakan program tersebut di komputer atau laptop teman lw. Kalo kata orang jagonya sih namanya stand alone. Asal jangan mendistribusikan dan nginstal program yang isinye virus aja ye.. hehehehe.
Oke lanjut ke VB lagi.. simak yang di bawah ini deh.. \(^^)/
Untuk keperluan tersebut, Ms-Visual Basic 6.0 menyediakan fasilitas pembuatan file setup program. Untuk mempelajari fasilitas tersebut, lakukan langkah-langkah berikut ini :
1.  Bukalah proyek yang akan dibuat file setup-nya.
2.  Agar file setup-nya efisien, sebaiknya komponen yang tidak dipakai dibuang dulu.
      Komponen  yang  dimaksud  adalah  objek  yang  terdapat  dalam  toolbox.  Untuk
melakukannya pilihlah menu Project lalu Components. Setelah itu buanglah tanda silang pada pilihan yang tersedia di lembar Controls. Jika ada pilihan yang tidak bisa dibuang tanda  pilihnya,  berarti  komponen  tersebut  memang  terpakai.  Hal  yang  sama Anda lakukan pada lembar Designer dan lembar Insertable Objects. Setelah itu klik Apply lalu Close.
 
3.  Simpan proyek lalu tutuplah program MS-Visual Basic 6.0 dan kembali ke sistem operasi  Ms-Windows. Klik Icon Start >Programs >Microsoft Visual Studio 6.0 >Microsoft Visual  Studio 6.0  Tools >Package  &  Deployment  Wizard  sehingga  akan  muncul tampilan seperti gambar di bawah

 
4.  Tentukan nama program aplikasi (proyek) yang akan dibuat file setup-nya. Anda dapat mengunakan tombol Browse untuk memilih proyek yang diinginkan dari lokasi tertentu. Setelah itu klik icon Package sampai muncul tampilan seperti gambar

5.  Pilihan ini akan muncul jika Anda belum pernah membuat file EXE dari program aplikasi yang bersangkutan. Jika file EXE sudah pernah dibuat, maka pilihan , maka pilihan yang dimunculkan sedikit berbeda dan disarankan Anda memilih Recompile untuk melakukan kompilasi ulang.
6.  Setelah proses kompilasi selesai, akan muncul pilihan Package Type. Pilihlah Standard Setup Package lalu klik Next, sampai muncul tampilan seperti gambar



 
7.  Tentukan folder tempat menyimpan hasil proses. Klik  Next sampai muncul pilihan Drivers yang tersedia, lalu klik Next sekali lagi. Tampilan selanjutnya adalah daftar file yang diperlukan oleh program aplikasi pada saatnya nanti dijalankan di komputer baru. Jadi jika komputer baru yang akan dipakai tidak mempunyai Ms-Visual Basic 6.0, maka program  aplikasi  tetap  dapat  dijalankan,  karena  file-file  yang  diperlukan  sudah dimasukkan dalam kelompok file setup. Tetapi jika dalam komputer yang baru juga  terdapat program Ms-Visual Basic 6.0, maka Anda dapat tidak menyertakan daftar file  yang tersedia dengan cara menghilangkan tanda pilihnya. Setelah itu klik tombol Next.

 
8.  Tampilan selanjutnya adalah pilihan Cab. Pilihan ini untuk menentukan, apakah Anda
     
ingin menggunakan file setup tunggal atau file setup majemuk. File setup tunggal dipilih jika Anda ingin menyimpan file tersebut dalam media dengan kapasitas cukup besar (misalnya CD-ROM), sehingga cukup dibuat satu file saja, sedangkan file setup majemuk dipilih jika Anda ingin menggunakan media dengan kapasitas kecil (misalnya disket), sehingga file setup harus dipecah-pecah. Untuk contoh sekarang, pilihlah Multiple Cabs dan tentukan ukurannya sesuai dengan kapasitas media dilanjutkan dengan mengklik Next.
 
9.  Tampilan selanjutnya adalah isian Installation Title. Disini Anda dapat menentukan judul instalasi, misalnya Database Mahasiswa STMIK Jakarta (STI&K). Setelah itu klik Next. 
 
10. Tampilan  selanjutnya  adalah  lokasi  program  hasil  setup  nantinya  ditampilkan  pada komputer baru. Klik lagi Next. Lalu tamplan selanjutnya adalah lokasi program disimpan di media penyimpanan pada komputer baru. Klik lagi Next.
11. Selanjutnya muncul Shared files. Berilah tanda silang jika diinginkan program hasil setup dapat dipakai secara bersama-sama oleh beberapa user lalu klik Next.
12. Tampilan selanjutnya adalah isian Script name. Pilihan ini untuk menentukan nama skrip, yaitu langkah-langkah proses pembuatan file setup, sehingga jika nanti Anda ingin  membuat  file  setup  lagi, Anda  dapat  mengunakan  skrip  tersebut  sehinga  langkah-langkahnya otomatis dan sama dengan yang ada dalam skrip. Setelah itu klik lagi Finish.

 
13. Program akan mulai memproses membuat file setup. Tunggulah sampai proses selesai dan muncul laporan proses. Klik tombol Close sampai muncul tampilan seperti gambar 6.6 kemudian klik lagi tombol Close

Ok.. mungkin segitu dulu yang bisa ane share.. oh iya,, setelah langkah nomor 13 tadi sebenernya masih ada step lagi namun step itu gak gw tampilin karena inti dari pembuatan setup di vb ya segitu (kurang lebih 13 step tadi). dan sampe ketemu lagi di postingan gw berikutnya..thx udah mampir yah..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Metode Penentuan Lokasi

halo kawan - kawin .. maksudnya kawan-kawan.. udah lama gak posting.. karena modem gw agak terganggu jiwanya..lagian gak enak aja kalo ngepost pake modem orang, gak reseppp dah..hehe. maap beribu maap ya.. oke langsung aja, kemarin-kemarin gw gak sengaja nemu artikel tentang cara nentuin lokasi pake beberapa metode trus sekalian aja gw baca dan niatnya pengen gw share disini.. 1. Location Factor Rating (Methode) Location Factor Rating Adalah sebuah metode penentuan lokasi yang mementingkan adanya obyektifitas dalam proses mengenali biaya yang sulit untuk dievaluasi. Faktor yang dipertimbangkan factor baik yang kualitatif maupun kuantitatif dianalisis dengan cara mengkuantifisir semua factor. langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam Location Factor Rating : 1. Membuat daftar factor yang berhubungan yang sering disebut factor kunci sukses      (critical success factors – CSFs) 2. Buat pembobotan untuk setiap factor yang te...

penyelesaian fungsi search pada aplikasi kosan (kelompok 5)

akhirnya jumat, 25 maret 2011 jam 11an sebelum jumatan..hehe saya berhasil menemukan cara agar fungsi search by 5 criteria yang kemarin - kemarin membuat saya uring - uringan Lebay. Pada awalnya saya bingung mau diapain sih nih fungsi kok kaga bisa jalan.. tetapai jen jeng jeeeenng..!!! terkabul doa saya selama 9 bulan lebih beberapa minggu di dalam kandungan ibu saya..hehe. Tapi menurut saya script code-nya masih belum begitu efektif dan sepertinya masih ada yang belum berjalan dengan lancar walaupun satu atau dua.  Jadi begini, saya jelaskan dulu apa yang sudah saya bilang search by 5 criteria tadi. maklum karna saya masih cupu masalah beginian jadi cuma dihadepin masalah if bersarang di sarangnya if aja bingung. hehehe karena aplikasi kami ini bergerak di bidang pencarian kosan dengan batasan hanya wilayah kawasan pendidikan telkom saja jadi kami hanya mengambil 3 daerah tersering diingat orang yaitu Sukapura, PGA, dan Sukabirus. jadi 5 kriteria tadi adalah pec...
WHO AM I IN THE PAST Bagian Pertama Masa SMA adalah semua kejadian unik yang paling gak bisa dilupain ketika lw gak lagi duduk di bangku kelas pake seragam atas putih-bawah abu. Apapun kasta lw sewaktu di SMA dulu, mau lw itu termasuk kasta asisten jongos kelas 3 kek, atau lw yang jadi atasan dari jongos2 yang memiliki banyak bawahan buat minta-in uang palak-an di tempat parkir n gerbang depan, emhft.. atau lw adalah seorang yang Cuma berangkat ke sekolah,duduk dan konsen belajar terus dapet nilai ulangan di atas rata2. Yang pasti itu yang bikin sekarang gw merengung sambil senyam-senyum sendirian di kamar gw yang sepi. Nama gw, ezza. Cowo kacamata minus, kurang tinggi, n belum gaul. Semua adalah nama samaran biar cerita kenangan yang begini gak mengacau kedepannya. Lanjut.. Gw gak ngerti kenapa gw jadi pengen nulis cerita kenangan dulu gw waktu di SMA. Padahal sebenernya ga pernah ad terlintas di otak gw yang saat ini gw isi ama hal yang berbau a...